Benih udang udang penaeid dan udang galah dari Sungai Rupnarayan di Purba Medinipur, Benggala Barat, India. Praktek pengumpulan benih udang penaeid dan benih udang dari lahan pertanian yang tergenang di sekitar Sungai Rupnarayan telah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat. Dari Juni-Juli sampai Agustus-September setiap tahun, sungai membanjiri selama pasang surut musim semi didukung oleh hujan monsun dan saluran terbuka diperpanjang dari petak sawah yang tidak ditanami.

Air tetap tergenang selama 3-4 hari berturut-turut dua kali sebulan pada kedalaman 45 – 105 cm. Udang penaeid (Metapenaeus monoceros dan M. brevicornis) dan udang sungai (Macrobrachium sp.) pasca-larva dan juvenil yang tidak terhitung jumlahnya masuk ke dalam saluran ini, menawarkan kesempatan kepada petani dan penduduk setempat untuk memanfaatkannya.

Praktik penangkapan ikan tradisional, peralatan dan mata pencaharian yang terkait dengan penangkapan dan budidaya udang dan benih udang artikel ini di kutip dari sumber situs di wilayah India.

Benih berkualitas Menghasilkan Udang berkualitas
kualitas benur udang

Ciri benur atau benih udang yang berkualitas

Pastikan benur benih mempunyai bentuk tubuh yang sempurna.seperti Antena benur udang tidak patah, artinya bisa membuka dan menutup. mata mengkilap dan Bentuk tubuh lurus dan langsing.

Kegiatan Pembenihan udang dan Pemeliharaan

Meliputi makanan yang menyehatkan benih/benur
pakan alami 2 golongan, yaitu hewani (zooplankton) dan plankton nabati (fitoplankton). pakat tersebut mengandung serat tinggi yang baik untuk pencernaan udang, khususnya pada tahap pembenihan.

Pengecekan Pertumbuhan Udang

Menggunakan Monitoring pertumbuhan dikerjakan dengan sampling udang saat di kolam menggunakan alat menggunakan jala. seterusnya disortir sesuai ukuran yang seragam kemudian ditimbang dan dihitung jumlahnya.

Menguji Ketahanan Benih Udang

Menguji ketahanan suatu bibit udang yang baik
Dilakukan dengan cara stress test atau uji stres. Uji stres Cara ini bisa dilakukan dengan merendam benih udang kedalam air tawar atau formalin 100 ppm selama 30 menit. Setelah itu, persentase tingkat kematian udang dihitung.